Selasa, 20 Agustus 2013

PUISIKU


1. TENTANGKU TENTANGMU
   Oleh: Satriani Kaseng

Engkau adalah teman jiwaku yang hilang
Setengah dariku yang terpisahkan saat ditetapkan
Ketika aku memikirkan tentangmu
Hidup ini menjadi lebih indah dan bermakna
Jika Engkau pejamkan matamu
Kau akan memahami segala sesuatu
Melalui kedalaman jiwa bathinmu...

Biarkan angin sepoi-sepoi segar berhembus menujumu
Mengirim gejolak rindu dan cinta hatiku untukmu
Jika badai memisahkan kita di rumput tinggi samudera
Ombak-ombak akan menyatukan kita di pantai yang tenang
Jika kehidupan ini membunuh kita bersama
Maka kematian akan menyatukan kita dengan tenang
Demikian terpaut hati tentangku dan tentangmu.

Makassar, 12 Juli 2013.
(Milad pernikahan ke 15)


2. DINI HARI DI AWAL AGUSTUS
    Oleh: Satriani Kaseng

Kuterjaga saat malam hening nan sepi
Kusandarkan sepiku bersama penantian
Menanti air kehidupan
Penyejuk dahaga di esok menjelang

Ketika malam bertambah larut
Saat sunyi nan sepi menikam rasa
Ada kedamaian mengetuk jiwaku
Saat Engkau mengirimkanku syair

Ketika deretan syair terbaca
Kukepakkan sayap-sayap kerinduan
Berharap angin malam menyampaikan
Pesan mimpi indah menemani tidurmu malam ini

Ketika sepenggal masih gelap selamat tidur
Masih ada waktu membaringkan ragamu
Meski telah datang dini hari
Namun terjagalah saat fajar menjelang.

Sumigo, 01 Agustus 2013.

Sabtu, 03 Agustus 2013

APRESIASI PUISI

Penjelasan tentang Apresiasi adalah menyenangkan tentang sesuatu yang pada hakikatnya telah dikenal sejak lahir (bayi). Mengapa demikian? Karena ia dapat merasakan, melihat, mendengar, termasuk apresiasi mendengar suara Ibunya. Kata apresiasi berasal dari kata "Appreciation" yang artinya adalah penghargaan. Secara gramatikal, pengertian penghargaan dapat diberi makna atau dijelaskan sebagai proses atau hal memberi harga atau menghargai. Proses pemberian harga terhadap suatu objek misalnya karya seni terlibat pula masalah proses mengobservasi, meneliti, menimbang mutu, nilai, kelebihan dan kekurangan objek itu. Kemudian kita sampai pada keputusan untuk menetapkan hasil dari penghargaan tersebut.

Pengertian Apresiasi Puisi adalah penghargaan atas karya sastra (puisi) sebagai  hasil pengenalan, pemahaman, penafsiran, penghayatan, dan penikmatan yang didukung oleh kepekaan batin terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam karya puisi tersebut. 

Tahapan Apresiasi Puisi :
1. Tahapan penikmatan/menyenang
Misalnya: Ibu meninabobokan anaknya. Tindakan operasionalnya adalah mendengarkan musik, menonton drama, membacakan novel/dongeng dan sebagainya.

2. Tahapan penghargaan
Tindakan operasionalnya adalah melihat kebaikan, nilai atau manfaat karya sastra serta pengaruh kedalam jiwa

3. Tahapan Pemahaman
Tindakan operasionalnya adalah meneliti dan menganalisis unsur-unsur Intrinsik dan Ekstrinsik suatu karya serta berusaha menyimpulkannya.
- Unsur Intrinsik, unsur yang membangun karya sastra yang berasal dari dalam yaitu tema, amanat, rima, ritme (termasuk pendekatan pragmatik, mimesis, ekspresif dari pengarang)
- Unsur Ekstrinsik, unsur yang membangun karya sastra yang berasal dari luar yaitu agama, ekonomi,  sosial dan politik.

4. Tahapan Penghayatan
Tindakan operasionalnya adalah menganalisis lebih lanjut akan suatu karya, mencari hakikat atau makna suatu karya beserta argumentasinya dan membuat tafsiran, serta menyusun pendapat berdasarkan analisis yang telah di buat. Misalnya puisi "Malam Lebaran" (arti konotasi). Malam lebaran berarti kebahagiaan atau malam kegembiraan.

5. Tahapan Implikasi/Penerapan
Tindakan operasionalnya adalah melahirkan ide baru, mengamalkan penemuan, mendayagunakan hasil apresiasi dalam mencapai nilai material, moral dan spiritual untuk kepentingan politik, sosial dan budaya.